halooo sobat bloger s59A41733muaaa
kali ini gue akan ngepost pr gue lagi ni, tentang PERAN PELAKU EKONOMI ,,baiklah sobat langsung aja nih ini dia pr gua
Peran Pelaku
Kegiatan Ekonomi
A. Rumah Tangga Keluarga
Keluarga dapat diartikan sebagai
suatu ikatan yang terdiri atas ayah, ibu, anak-anak dan orang lain yang menjadi
anggota pada keluarga tersebut. Ada 2 peran yang dimainkan rumah tangga dalam
kegiatan ekonomi. Pertama adalah sebagai konsumen, rumah tangga keluarga
membeleli barang-barang dan jasa-jasa yang dihasilkan oleh perusahaan untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya. Selain itu, rumah tangga keluarga juga berperan
sebagai penyedia jasa faktor produksi, seperti tenaga kerja. Jasa sumber daya
manusia dari rumah tangga keluarga diberdayakan oleh perusahaan, pemerintah,
dan masyarakat luar negeri untuk menghasilkan barang dan jasa. Selain tenaga
kerja, rumah tangga keluarga juga memiliki faktor produksi yang lain, seperti
tanah dan modal. Dari faktor-faktor produksi tersebut, rumah tangga keluarga
memperoleh pendapatan, seperti gaji atau upah.
Secara singkat, rumah tangga keluarga
diasumsikan memiliki ciri-ciri sebagai berikut.
1. Rumah tangga keluarga adalah pemiik
dari semua faktor produksi, seperti tenaga kerja, tanah, modal, dan
kewirausahaan
2. Total pendapatan rumah tangga keluarga
berasal dari kompensasi faktor produksi yang mereka miliki. Kompensasi ini
diperoleh dalam bentuk upah, sewa, bunga, dan keuntungan
3. Kegiatan utama rumah tangga keluarga
adalah konsumsi. Mereka menjadi konsumen semua barang dan jasa. Itulah sebabnya
rumah tangga keluarga disebut juga rumah tangga konsumen
4. Rumah tangga keluarga menghabiskan
total pendapatan mereka untuk membeli barang dan jasa yang diproduki oleh
perusahaan
5. Jika rumah tangga keluarga menyimpan
sebagian dari pendapatan mereka, simpanan itu akan mengalir keperusahaan dalam
bentuk investasi
B. Rumah Tangga Produsen
Rumah tangga produsen atau sering
disebut dengan perusahaan, merupakann satu kesatuan yuridis dan ekonomis dari
faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari laba atau memberi layanan kepada
masyarakat.
Dilihat dari kepemilikannya, rumah
tangga produsen dibedakann tas perusahaan milik negara dan perusahaan milik
swasta. Perusahaan negara umumnya menekankan layanan kepada masyarakat tanpa
bertujuan mencari laba. Perusahaan swasta berbentuk persero hampir sebagian
besar bertujuan mencari laba. Contoh perusahaan negara adalah PT (persero)
Telkom, PT (persero) PLN, PT (persero) Kimia Farma, PT (persero) Kereta Api
Indonesia, sementara contoh perusahaan swasta adalah PT Indofood, PT Astra
Internasional, dan PT Sido Muncul
Rumah tangga produsen diasumsikan
memiliki karakteristik sebagai berikut.
a.
Rumah tangga produsen tidak memiliki sumber daya mereka
sendiri untuk memproduksi barang dan jasa
b.
Rumah tangga produsen menyewa faktor-faktor produksi, seperti
lahan, tenaga kerja dan modal dari rumah tangga keluarga
c.
Rumah tangga produsen menggunakan faktor produksi dan
melakukan kegiatan produksi, serta menjual barang dan jasa kepada rumah tangga
keluarga
d.
Rumah tangga produsen membayar pajak kepada pemerintah
e.
Rumah tangga produsen tidak memliki simpanan
C. Pemerintah
Sebagai pelaku ekonomi, pemerintah juga
melakukan konsumsi. Konsumsi itu dapat dilihat dari upaya memanfaatkan
layanan-sumber daya manusia dari rumah tangga serta barang dan jasa dari
perusahaan untuk penyelenggaraan pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Tugas ini diwujudkan dengan berbagai tindakan. Tindakan itu antara
lain membangun sarana dan prasarana umum seperti jalan raya, jembatan,
terminal, dan taman umum. Pemerintah juga berusaha menciptakan kondisi yang
baik untuk berusaha, misalnya menjaga kestabilan harga-harga, dan memberlakukan
peraturan yang mendorong iklim berusaha. Peran pemerintah lainnya yang tak
kalah penting adalah melakukan distribusi pendapatan agarr tidak tibul jurang
pemisah yang terlalu lebar antara si kaya dan si miskin. Distribusi pendapatan
ini misalnya dilakukan pemerintah melalui sistem perpajakan yang dapat membantu
masyarakat miskin. Pajak yang diterima pemerintah antara lain digunakan untuk
pembayaran transfer, contohnya tunjangan kesehatan, tunjangan pendidikan, dana
sosial, dan tunjangan veteran.
Belanja pemerintah terdiri atas belanja rutin
dan belanja pembangunan. Contoh dari belanja rutinn adalah pembayaran gaji
pegawai negeri dan TNI. Contoh belanja pembangunan adalah pembiayaan untuk
memelihara dann membangun fasilitas umum, seperti jalan raya dan jembatan. Uang
yang dibelanjakan pemerintah berasal dari pendapatam yang bersumber dari pajak,
keuntungan perusahaan negara, pinjaman dari negara lain, dan pendapatan
lainnya.
Pengeluaran pemerintah merupakan penghasilan
bagi rumah tangga keluargadan pendapatan bagi perusahaan. Rumah tangga dan
perusahaan membayar pajak kepada pemerintah untuk membiayai pengeluaran
pemerintah tersebut dengan diperkenalkannya pemerintah dalam aliran sirkuler,
total nilai produksi perusahaan tidak lagi sama denagn nilai pendapatan rumah
tangga. Rumah tangga menerima pendapatan dari pemerintah sehingga total nilai
pengeluaran dalam perekonomian adalah sama dengan total pendapatan yang
diterima.
D. Masyarakat Luar Negeri
Masyarakat luar negeri juga pelaku
ekonomi yang harus diperhitungkan. Tanpa hubungan dengan masyarakat luar
negeri, keadaan ekonomi akan semakin buruk. Seperti kita ketahui,, kebutuhan Indonesia
sangat banyak jumlah dan ragamnya. Dari berbagai kebutuhan tersebut, ada yang
dapat kita produksi sendiri didalam negeri, namun banyak juga barang-barang
yang harus diimpor dari luar negeri karena kita belum mampu membuatnya.
Selanjutnya sebagian barang yang kita produksi juga kita eskpor ke negara lain
karena produksinya terlalu banyak atau karena eskpor ke negara lain akan
memberikan keuntungan yang lebih banyak. Kedua kegiatan ini tentunya
mengharuskan kita untuk selalu membuka hubungan dengan negara lain.
Berikut ini adalah
keuntungan-keuntungan yang diperoleh melalui kerja sama dengan masyarakat luar
negeri.
1.
Pemerintah dapat memperoleh pinjaman untuk membiayai
pembangunan
2.
Hasil kerajinan Indonesia dapat diekspor ke luar negeri untuk
mendapatkan devisa
3.
Memungkinkan pengiriman tenaga kerja untuk bekerja di luar
negeri. Hal ini tentu akan membantu pemerintah dalam usaha mengurangi
pengangguran
4.
Memungkinkan dilakukannya ahli teknologi maju dari masyarakat
luar negeri yang sangat bermanfaat bagi negara kita yang sedang membangun
5.
Memungkinkan negara kita untuk melakukan impor berbagai
barang kebutuhan konsumsi dan barang-barang modal untuk menunjang pembangunan.
E. Interaksi Antarpelaku Ekonomi
Perusahaan dan pemerintah mempekerjakan
SDM dari rumah tangga keluarga. Pembayaran untuk SDM antara lain dapat
diberikan dalam bentuk honorarium, upah, dan gaji. Ini menjadi penghasilan
rumah tangga keluarga. Penghasilan ini dibelanjakan untuk membeli barang dan
jasa yang dihasilkan oleh perusahaan. Pengeluaran rumah tangga keluarga
merupakan pendapatan untuk perusahaan.
Beberapa pendapatan dari rumah tangga
keluarga digunakan untuk membayar pajak kepada pemerintah. Pembayaran pajak
akan membiayai pengeluaran pemerintah. Sebagian lagi disimpan dalam lembaga
keuangan. Dana simpanan ini dipinjamkan oleh bank kepada perusahaan untuk
digunakan sebagai investasi.
Di
antara perusahaan-perusahaan ini, ada yang melakukan perdagangan internasional
dengan perusahaan-perusahaan di luar negeri, diasumsikan bahwa rumah tangga
keluarga dan pemerintah tidak secara langsung terlibat dalam perdagangan
internasional.
f. PERILAKU KONSUMSI
1. Pengertian konsumsi
Konsumsi
adalah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan faedah suatu
benda(barang dan jasa) dalam rangka pemenuhan kebutuhan.
2. Ciri ciri benda konsumsi
É Benda benda
yang dikonsumsi adalah benda ekonomi atau benda yang untuk memperolehnya
diperlukan pengorbanan.contoh :menhirup oksigen dari tabung oksigen rumah sakit.
É Benda yang
dikonsumsi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Pengunaan computer,dan
barang modal lainnya yang dibutuhkan untuk menambah faedah benda.
É Manfaat,
nilai, ataupun volume benda yang digunakan tersebut akan habis sekaligus atau
berangsur angsur.
3. Pembagian benda konsumsi
a.Benda
yang habis dalam satu pemakaian contoh:minuman
b.Benda
yang pemakaiannya berulang ulang. Contoh laptop,
sepatu ,dll.
4. Tujuan kegiatan konsumsi
Ò Untuk
memenuhi kebutuhan hidup secara langsung.
5. Teori perilaku konsumen
a.Pendekatan
cardinal
É Pendekatan
cardinal adalah perilaku konsumen yang mengatakan bahwa konsumsi barang dapat
diukur .
b.Pendekatan
odinal
Pendekatan ordinal adalah perilaku
konsumen yang mengatakan bahwa konsumsi barang tidak dapat diukur.
g.
Perilaku produsen
1. Pengertian produksi
Produksi
adalah kegiatan penambah faedah suatu benda atau menciptakan benda baru
sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan.
A.
Produksi barang
Ò a.produksi
barang konsumsi
Ò produksi
barang konsumsi adalah barang yang siap untuk di konsumsi.
Ò b.produksi
barang modal
Ò produksi
barang modal adalah barang yang digunakan untuk menhasilkan barang selanjunya.
2. Tujuan kegiatan produksi
Tujuannya adalah untuk memenuhi
kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran.
3.Factor factor produksi
Factor
produksi adalah segalah sesuatu yang dibutuhkan untuk memproduksi barang dan
jasa.
Factor
produksi terdiri dari alam, tenaga kerja, modal, keahlian, sumber daya
pengusaha.
a.faktor
produksi alam
factor
produksi alam adalah semua kekayaanyang terdapat di alam semesta yang dapat
digunakan dalam proses produksi. Terdiri dari
a.tanah
b.air
c.sinar
matahari
d.udara
e.barang
tambang
b.faktor
produksitenaga kerja
factor
produksi tenaga kerja merupakan factor produksi yang tidak kalah penting dengan
factor produksi lainnya.
a.Tenaga
kerja menurut kualitas tenaga kerja
Tenaga
kerja terdidik adalah tenaga kerja yang memerlukan pendidikan tertentu sehingga
memiliki keahlian di bidangnya. Contoh dokter.
Tenaga
kerja terampil adalah tenaga kerja yang memerlukan kursus bidang bidang
tertentu sehingga terampil di bidangnya. Contoh tukang listrik.
Tenaga
kerja tidak terdidik adalah tenaga kerja yang tidak melalui pendidikan atau
keterampilan.contoh tukang sapu jalan.
b.tenaga
kerja menurut sifat kerja
tenaga
kerja rohani adalah tenaga kerja ynag menggunakan pikiran, rasa, dan
karsa.contoh guru.
tenaga
kerja jasmani adalah tenaga kerja yang menggunakan kekuatan fisik. Contoh
sopir.
c. Faktor produksi modal
a.
pembagian modal atas dasar sumber
1.modal
sendiri yaitu modal yang berasal dari dalam perusahaan sendiri. Contoh setoran
modal dari pemilik.
2.modal
asing yaitu modal yang bersumber dari luar perusahaan. Contoh pinjaman dari
bank .
b.pembagian
modal atas dasar bentuk
1.modal
konkret yaitu modal yang dapat dilihat secara nyata dalam proses produksi.
Contoh mesin.
2.modal
abstrak yaitu modal yang tidak memilki bentuk nyata , tetapi mempunyai nilai
bagi perusahaan.contoh hak merek.
c.
pembagian modal atas dasar pemilikan
1.modal
individu yaitu modal yang sumbernya dari perorangan dan hasilnya menjadi sumber
pendapatan bagi pemiliknya.contoh bunga tabungan di bank
2.modal
masyarakat yaitu modal yang dimilki oleh pemerintah dan digunakan untuk
kepentingan umum dalam proses produksi ..contohjalan.
d.
pembagian modal menurut sifat
1.modal
tetap yaitu jenis modal yang dapat digunakan secara berulang ulang.contoh mesin
mesin
2.
modal lancar yaitu modal yang habis digunakan dalam satu kaliproses
produksi.contoh bahan baku.
d. Faktor produksi keahlian
faktor
produksi keahlian adalah keahlian atau keterampilan yang digunakan seseorang
dalam memkoordinasikan dan mengelola faktor produksi untuk menhasilkan barang
dan jasa.
4. Teori produksi
a.Kalsifikasi faktor produksi
faktor
produksi tetap adalah faktor produksi yang tidak dapat diubah jumlahnya dalam
waktu tertentu.contoh gedung.
faktor
produksi variabel adalah faktor produksi yang dapat diubah dengan cepat dalam
jangka pendek. Contoh tenaga kerja.
b.Fungsi produksi jangka pendek
secara
matematis ,fungsi produksi dapat ditulis dengan berikut
Q=f(C,L,R,T)
keterangan:
Q(quantity)=jumlah
barang yang dihasilkan
f(function)=simbol
persamaan funsional
C(capital)=modal
L(labor)=tenaga
kerja
R(raw
material)=bahan baku
T(technology)=teknologi
C . Faktor produksi dengan dua faktor
produksi variabel
dalam
jangka panjang ,semua faktor produksi yang digunakan dalam proses produksi
bersifat variabel. Konsep fungsi produksi jangka panjang dengan menggunakan 2
faktor produksi dapat digambarkan dengan kurva yang dikenal dengan istilah
kurva isokuan(isoquant)yang berasal dari kata iso (sama)dan quant(kuantitas).
d. Perluasan produksi
Peningkatan produksi dapat dilakukan
dengan sarana yang ada serta memperhatikan hal hal ini
1)Keterbatasan faktor produksi
2)besar-kecilnya pengaruh penambahan
input terhadap output
e.Produk total, produk marjinal, ddan
produk rata rata
MP=selisihTP dibagi selisihL
AP=TP dibagi L
MP=produk marjinal
AP=produk rata rata
TP=produk total
L=tenaga kerja
h.Peran
konsumen dan produsen
1 peran konsumen
a.sebagai
pemakai barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan.
b.membantu
perederan barang dan jasa .
c.dapat
memengaruhi kebijakan pemerintah dalam rangka perlindungan konsumen.
d.berperan
menaikkan atau menurunkan harga faktor faktor produksi .
2.Peran produsen
a.sebagai
penghasil barang dan jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat .
b.sebagai
pihak yang dapat menigkatkan produk domestik bruto.
c.sebagai
pemakai faktor faktor produksi yang dimiliki oleh konsumen dalam kegiatan
ekonomi yang terkait.
d.memengaruhi
kebijakan pemerintah dalam rangka menghasilkan produksi.
e.mengusahakan
kelancaran pasokan barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen.
f.membayar
harga barang faktor faktor produksi.
melakukan
kegiatan inovasi pada produksi barang
NAMA : DANANG ACHMAD FAUZI
SEKOLAH : SMAN 1 LUBUK PAKAM
ALAMAT : TANJUNG MORAWA
PIN : 59A41733
Tidak ada komentar:
Posting Komentar